Categories
Perikanan

Cara Budidaya Lobster Air Tawar

Cara Budidaya Lobster Air Tawar

Cara Budidaya Lobster Air TawarLobster air tawar (LAT) atau lobster air tawar adalah hewan air yang cukup mudah berkembang biak atau berkembang biak. Harga jualnya cukup fantastis, sekitar 150-250 ribu rupee / kg, yang menjanjikan manfaat ketika budidaya lobster air tawar dilakukan dengan benar dan baik dengan budidaya lobster air tawar. Habitat asli lobster air tawar ditemukan di sungai, rawa dan danau.

Lingkungan yang dapat digunakan untuk menumbuhkan lobster air tawar beragam. Secara umum, lobster air tawar banyak ditanam di kolam bawah tanah. Dalam pertanian ekstensif, petani hanya menetaskan kolam secara berkala, kolam dikosongkan, dan lobster ukuran komersial akan dijual dan sisanya akan dibawa ke kolam. Dalam pertanian intensif, petani mulai memberi makan di kolam dengan makan berbagai sayuran, termasuk makanan komersial.

Budidaya intensif memberikan hasil yang lebih baik daripada budidaya ekstensif. Lingkungan lain yang umum digunakan adalah kolam semen atau kolam serat (tank). Kolam semen dan kolam serat banyak digunakan untuk menanam kerbau dengan berat sekitar 5 cm. Budidaya kepiting air tawar di Indonesia terutama dilakukan pada skala perumahan, terutama di tempat penetasan.


1. Syarat Hidup Lobster Air Tawar

Kepiting air tawar (LAT) dapat hidup di berbagai parameter air umum. Mereka dikenal toleran dengan kandungan oksigen terlarut yang sangat rendah. Namun, tidak mungkin untuk tumbuh dan berkembang dengan baik di bawah kondisi ini. Mereka membutuhkan lebih dari 4 ppm kadar oksigen terlarut untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.


2. Suhu Lobster Air Tawar

LAT juga toleran terhadap suhu yang sangat dingin, mendekati titik beku di atas 35 ° C. Namun, daerah tropis untuk LAT-LAT harus dijaga dalam kisaran 24-30 ° C. Pertumbuhan optimal akan tercapai jika dipertahankan dalam kisaran 25- 29 ° C.

 


3. pH dan Kesadahan Lobster Air Tawar

LAT hidup di perairan dengan tingkat pH agak basa antara 7-9. Mereka jarang ditemukan di perairan dengan pH kurang dari 7. Kekerasan air yang diperlukan (kadar kapur) sedang hingga tinggi. Ini diperlukan untuk menjaga kandungan kalsium terlarut cukup tinggi untuk memungkinkan cangkang terbentuk dengan baik.


4. Kualitas Air Lobster Air Tawar

Berbagai laporan menunjukkan bahwa LAT muda sensitif terhadap kadar klorin yang tinggi. Oleh karena itu, umumnya disarankan untuk mengonsumsi air sebelum menggunakannya untuk LAT.

LAT juga dikenal untuk mengakumulasi merkuri (Hg) dalam tubuh Anda, itulah sebabnya sering digunakan sebagai indikator kontaminasi lingkungan. LAT sensitif terhadap pestisida, terutama terhadap kelompok organoklorin, serta residu minyak. Pertama-tama, ini harus menjadi perhatian bagi mereka yang ingin mengolah LAT secara terbuka untuk mempelajari sumber air yang akan digunakan.

Budidaya kepiting air tawar umumnya dibagi menjadi peternakan lobster air tawar dan bisnis yang sedang berkembang, atau kombinasi keduanya.

Pembenihan adalah untuk menghasilkan benih atau benih lobster air tawar hingga 2 inci. Hal pertama yang diperlukan adalah orang tua berkualitas yang tidak rentan terhadap penyakit, daripada hasil reproduksi relatif, karena reproduksi relatif akan menghasilkan belalang ganda yang berkelamin tunggal atau interseks. Kemudian, kelompok pernikahan maksimum 1 m2 untuk 1 set (5 wanita dan 3 pria). Mediumnya cukup untuk menggunakan akuarium atau kolam semen.

Perluasan adalah untuk menghasilkan lobus ukuran konsumsi, kebutuhan pertama adalah 2 inci benih lobster air tawar untuk budidaya. Jadi harus ada area yang cukup besar dan 1 M2 di atas kolam tanah untuk 10 orang. Jantan dan betina harus dipisahkan untuk menghindari kawin selama berkembang biak. Lobster jantan tumbuh lebih cepat, jadi lobster jantan harus berkembang.

 

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/